Home Info Akademik Silabi Mata Kuliah

FAKULTAS HUKUM

    "Simple Image Rotator" error! Please check the module settings and make sure you have entered a valid image folder path!
Silabi Mata Kuliah
DATE_FORMAT_LC2

 

Silabi Mata Kuliah Progdi Ilmu Hukum Fakultas Hukum:

 

A. MATA KULIAH PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN (MPK)


1. Agama Islam = 2 sks

Mata Kuliah ini mengajarkan mengenai pemahaman tentang pengertian Agama Islam secara utuh dan menyeluruh, misalnya mengapa manusia beragama, tugas hidup manusia, percaya kepada allah, percaya kepada hal yang ghaib, percaya kepada rasul dan kitab suci, percaya kepada qadar, thaharah, shalat, zakat, shoum, haji, perkawinan, manusia makhluk bermoral, sumber moral, macam-macam moral, pengertian moral dan pembinaan, aqidan dan Syariat Islam penghasil moral.

2. Agama Katolik = 2 sks

Mata kuliah ini memberikan pemahaman bagi mahasiswa akan konsep beriman dalam gereja, penghayatannya tentang misteri gereja, penggumulannya pada tugas dan kewajiban gereja. Dalam hal ini tidak hanya mengenai paham gereja tentang struktur kepribadian manusia tapi juga mengenai masayarakat adil dan makmur akan ikut dipaparkan dan dibahas.

3. Agama Kristen Protestan = 2 sks

Materi agama kristen yang disajikan dalam mata kuliah ini meliputi kajian tentang Tuhan Yang Maha Esa dan Ketuhanan, Manusia dan Moral, Ilmu pengetahuan, teknologi dan seni dalam perspektif Kristen, Agama dan Kerukunan hidup umat beragama, Masyarakat-Iman/Gereja yang memasyarakat, Budaya, Politik dan hukum menurut perspektif Kristen.

4. Agama Hindu = 2 sks

Mata kuliah ini memberikan pemahaman dan penghayatan keagamaan yang mantap serta mempertebal keimanan dan mengandalkan kebaktian kepada Sang Hyang Wasa / Tuhan YME serta mengenai sumber dan ruang lingkup Agama Hindu, ketaqwaan yang berorientasi pada asas spritual namun pragmatik.

5. Agama Budha = 2 sks

Mata kuliah ini memberikan pemahaman dan penghayatan serta pengamalan Pancasila khususnya Sila Ketuhanan Yang Maha Esa. Dharma Kebaktian untuk mempertebal iman (Soddha) dalam menjaga kelangsungan hidup beragama, bangsa dan negara yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

6. Widya Mwat Yasa = 2 sks

Mata kuliah ini memberikan pemahaman tentang pendidikan Widya Mwat Yasa sebagai ciri khas UPN “Veteran”, sehingga diharapkan bisa membentuk mental kepribadian mahasiswa sebagai generasi muda kader pemimpin bangsa yang memiliki jati diri kental dengan nilai kejuangan berwawasan kebangsaan. Materi khusus yang diberikan adalah mengenai : Sejarah UPN “Veteran” dengan semangat kejuangan Widya Mwat Yasa, pemahaman tentang jati diri, eksistensi dari nilai kebenaran dan nilai Widya Mwat Yasa, kecintaan pada bangsa dan negara.

7. Kewarganegaraan = 2 sks

Materi yang dibahas dalam mata kuliah ini meliputi; Memahami landasan hukum dan tujuan pendidikan kewarganegaraan, menjelaskan identitas nasional, nasionalisme Indonesia, Integrasi nasional, pengertian bangsa dan negara serta sejarah Indonesia, UUD 1945, batang tubuh dan penjelasan UUD 1945, dinamika pelaksanaan UUD 1945, Negara, Hak dan kewajiban warga negara serta kewarganegaraan, bela negara dan wawasan nusantara, konstitusi dan demokrasi, goog governance dan Hak Asasi Manusia, otonomi daerah, ketahanan nasional dan politik strategi nasional, lingkungan hidup dan masyarakat madani.

8. Pengantar Antropologi Hukum = 2 SKS

Dalam mata kuliah ini akan diperkenalkan sejarah antropologi hokum,teori-teori dan tema-tema yang berkembang didalamnya seperti proses penyelesaian sengketa (dispute settlement), yang sangat mendominasi karya-karya antropologi hukum didalamnya sejak awal kemunculannya dan masalah pluralisme hukum, yang hingga saat ini menjadi acuan. Dengan diperkenalkannya pendekatan-pendekatan ini diharapkan akan diperoleh pemahamanyang lebih mendalam mengenai relevansi antara hukum dan perkembangan masyarakat yang demikian pesat dimana hukum tumubuh dan berkembang didalamnya.

9. Pengantar Sosiologi Hukum = 2 sks

Mata kuliah ini membahas letak sosiologi didalam ilmu pengetahuan, tentang masyarakat dan hidup bermasyarakat serta sejarah perkembangan sosiologi di barat dan di Indonesia, teori-teori dan metode pada studi hukum dalam masyarakat yang tercermin dalam perundanga-undangan di Indonesia, bagaimana berfungsinya hukum dalam masyarakat, kebudayaan dalam masyarakat, kekuasaaan dan wewenang, kewibawaan, proses social serta hubungan timbal balik antara hukum dengan bidang ilmu lainnya seperti ekonomi, politik, social dan lainnya.

10. Pengantar Ilmu Ekonomi = 2 sks

Materi yang dibahas dalam mata kuliah ini meliputi; Permasalahan Ekonomi, Ekonomi Sebagai Ilmu Sosial, Sistem Ekonomi, Demand, Penawaran, Elastisitas, Firm dan Production Cost, Pasar Persaingan sempurna, Monopoli, Pendapatan Nasional, Faktor-Faktor Dalam Pendapatan Nasional, Faktor Yang Menentukan Pendapatan Uang dan Bank, Teori Perdagangan Internasional.

11. Pengantar Teknik Informatika = 2 sks

Mata kuliah ini memberikan kerangka acuan dalam memahami manfaat kemajuan teknologi yang meliputi kajian pendahuluan, komputer dalam kontek, etika dan profesionalisme, sofware, pengenalan jaringan, pengenalan internet, komputasi bisnis dan dunia usaha, kompter dan pendidikan,, komputer dan pemerintah, komputer dan industri, komputer dan seni.

12. Kepemimpinan dan Etika = 2 sks

Materi yang dibahas dalam mata kuliah ini meliputi; pengertian kepemimpinan, etika yang berlaku di dalam masyarakat, hak dan kewajiban manusia , idealitas pemimpin, tanggung jawab sosial, ciri-ciri kepemimpinan, tanggung jawab dan wewenang pimpinan, teori-teori etika dan sifat serta gaya kepemimpinan, efektifitas pola kepemimpinan dan produktivitas kerja pegawai, pengawasan dan pengendalian, implementasi kepemimpinan dalam organisasi, etika profesi dan bisnis dan etika terapan dan tantangannya.

13. Pendidikan Pancasila = 2 sks

Materi yang dibahas dalam mata kuliah ini meliputi; Memahami Pancasila, Memahami Filsafat dan Nilai-Nilai Pancasila, Memahami system Kenegaraan Republik Indonesia Berdasarkan UUD 1945, Berlatih mengkaji pelaksanaan UUD 1945 dalam kehidupan kenegaraan, Memahami usaha mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia.


 

B. MATA KULIAH KEILMUAN DAN KEAHLIAN (MKK)


1. Pengantar Ilmu Hukum = 4 sks

Mata kuliah ini memberikan dasar bagi mahasiswa yang akan belajar ilmu hukum. Dengan membahas persoalan seputar ilmu hukum sebagai suatu pengantar, pengertian-pengertian dasar hukum, penggolongan hukum, manfaat mempelajari hukum, pembentukan kaidah, sumber hukum yang meliputi; sistem, asas dan klasifikasi hukum, tujuan dan fungsi hukum, arti dan peranan penemuan hukum dalam pembentukan hukum serta mahzab dalam ilmu hukum.

2. Pengantar Hukum Indonesia = 4 sks

Mata kuliah ini memberikan dasar-dasar pemahaman tentang hukum positif Indonesia, sejarah tata hukum dan pembagian tata hukum Indonesia yang berlaku berbeda-beda bagi warga Negara Indonesia serta asas-asas hukum di Indonesia. Disamping itu juga membahas mengenai hakekat, tujuan, sumber-sumber hukum, konsep kesatuan hukum, aneka hukum tertentu, criteria pembeda dan jenis peraturan hukum serta konsekuensi struktur perundang-undangan, hak menguji, peraturan oleh hakim, perbedaan lapangan hukum perdata, adapt, dagang, pidana dan lain sebagainya.

3. Ilmu Negara = 2 sks

Mata kuliah ini membicarakan Negara dalam pengertian abstrak yang diuraikan menjadi asal mula, hakikat, tujuan, kekuasaan, system pemerintahan dan bentuk Negara, hak-hak asasi manusia, teori konstitusi dan hubungan antar Negara, yang mana nantinya hal ini sebagai dasar untuk mempelajari Hukum Tata Negara.

4. Hukum Perdata = 3 sks

Materi yang dibahas dalam mata kuliah ini mencakup pendahuluan, sistematika hukum perdata, hukum perorangan, hukum keluarga, hukum benda dan hukum perikatan.

5. Hukum Pidana = 3 sks

Mata kuliah ini membahas dasar-dasar teoritis tentang Hukum Pidana, yang materinya meliputi tentang perbuatan apa yang sepatutnya dipidana (tindak pidana), pertanggungjawaban pidana (kesalahan) dan sanksi (pidana), apa yang dapat dikenakan pada pelaku tindak pidana serta mempelajari cara-cara menafsirkan Undang-undang hukum pidana, locus delicti, asas legalitas, strafbaarfeit, dolus-culpa, perbuatan melawan hukum, dasar-dasar yang meniadakan hukuman dan penuntutan, poging, deelneming, samenloop.

6. Hukum Tata Negara = 3 sks

Mata kuliah ini membahas Negara dalam arti kongkrit, dalam hal ini Negara Republik Indonesia, meliputi : sumber-sumber tata hukum Negara, asas-asas hukum, sejarah ketatanegaraan, wilayah Negara, susunan organisasi Negara, pemerintah di daerah, kewarganegaraan dan hak asasi manusia, lembaga-lembaga Negara, tugas dan fungsinya, hubungan antara satu lembaga dengan lembaga lainnya, hubungan antara lembaga Negara dengan warganegara serta hak dan kewajiban warga Negara.

7. Hukum Administrasi Negara = 3 sks

Mata kuliah ini membahas dengan objek Kekuasaan Eksekutif. Hukum yang mengatur wewenang dan kewenangan pemerintah (Eksekutif) agar dapat menjalankan fungsinya dalam konsep Negara modern. Adapun materi-materi yang dibahas mengenai asas-asas dan teori dasar tentang HAN, tugas pemerintah, bentk-bentuk hukum perbuatan pemerintah, perbedaan ruang lingkup HAN dengan bidang-bidang hukum yang lain, penerapan hukum dalam administrasi Negara maupun dari sudut administrator dalam aktivitas administrasi Negara, menjelaskan struktur organisasi pemerintah, tugas pemerintah dalam tipe Negara hukum klasih sampai Negara moderen.

8. Hukum Internasional = 2 sks

Mata kuliah ini merupakan mata kuliah pengantar untuk mengenali, mengetahui, dan memahami hukum internasional pada umumnya. Diawali dengan pengertian, isi, dan ruang lingkup dari hukum internasional; sejarah dan perkembangan hukum internasional; subyek-subyek dan sumber-sumber hukum internasional; hubungan antara hukum nasional dan hukum internasional; pengakuan dan yurisdiksi serta tanggung jawab negara dalam hukum internasional.

9. Hukum Islam = 2 sks

Mata kuliah ini memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan yang cukup memadai dalam upaya menjawab kebutuhan masyarakat tersebut, misalnya dalam bidang perkawinan, talak, nikah, rujuk, waris, perniagaan, pidana Islam, dan sebagainya. Hukum Islam materiil yang berlaku sebagai hukum positif berdasarkan perundangan di Indonesia perlu dipelajari. Dasar alasannya, selain tidak bertentangan dengan hukum negara juga berlaku bagi minimal orang yang beragama Islam. Sedangkan sebagai ilmu hukum perlu dipahami oleh setiap orang yang belajar hukum yang kelak dapat memberikan penjelasan tanpa salah bagi orang yang memerlukan hukum. Materi hukumnya meliputi kebudayaan bangsa dalam melihat sub unsure sIstem religi, munakahat dan akibat hukumnya termasuk pewarisan, dan muamalat bidang hibah dan wasiat.

10. Hukum Adat = 2 sks

Mata kuliah ini secara umum memberikan gambaran mengenai Hukum Adat dalam sistem hukum di Indonesia, pengertian hukum adapt, proses terbentuknya, sumber pengenal, cirri-ciri sistem, dasar berlakunya serta sifat-sifat unsur hukum adat serta objek dari hukum adat, sehingga nantinya bisa memberikan pemahaman bagaimana peran hukum adat dalam kehidupan masyarakat Indonesia dan dalam pembentukan hukum nasional, menjelaskan bagaimana dan sistem hukum adat yang berlaku di Indonesia dan sejauh mana hukum adat ini digunakan dalam putusan-putusan hakim.

11. Hukum Dagang = 3 sks

Mata kuliah ini membahas tentang dasar pengertian hukum dagang, sejarah hukum dagang, bentuk-bentuk perusahaan yang dikenal di Indonesia seperti; Firma, CV, PT, yayasan dan koperasi. Secara detail dibahas mengenai cara-cara pendirian badan-badan usaha tersebut, dan bagaimana pertanggung-jawaban (liabilities) dari pengurus-pengurusnya. Selain itu, mata kuliah ini juga membahas hal-hal yang berkaitan dengan cara-cara mengajukan kepailitan (bankruptcy) dan pihak mana saja yang berhak untuk mengajukannya, serta akibat-akibat hukum yang timbul dengan dikabulkannya suatu permohonan kepailitan.

12. Hukum Lingkungan = 2 sks

Mata kuliah Hukum Lingkungan diberikan dengan tujuan utama agar mahasiswa dapat memahami aspek-aspek hukum yang berkaitan dengan upaya perlindungan. Dalam mata kuliah ini, mahasiswa diajak untuk memahami konsep-konsep ekologi dan kaitannya dengan pelaksanaan kegiatan pembangunan, yang lazim dikenal dengan konsep pembangunan berkelanjutan (sustainable development). Selain itu, agar tingkah laku manusia dalam melaksanakan pembangunan dapat dikendalikan, maka diajarkan pula instrumen-instrumen hukum seperti Hukum Administrasi, Hukum Perdata, Hukum Pidana, dan Hukum Internasional yang dapat ditegakkan (enforceable) dalam upaya perlindungan lingkungan.

13. Hukum Agraria = 2 sks

Mata kuliah ini membahas tentang pengertian dan ruang lingkup Hukum Agraria, perlunya pembaharuan hukum tanah, sejarah penyusunan Undang-undang Pokok Agraria 1960, peranan hukum adapt dalam hukum tanah nasional, konsep dan dasar hukum tanah nasional, hak atas tanah dan macamnya, ketentuan-ketentuan pokok tentang tata guna tanah, landreform, pengurusan hak atas tanah, pendaftaran tanah, hak jaminan atas tanah serta menyelesaikan masalah-masalah pertanahan.

14. Hukum Acara Perdata = 3 sks

Materi yang dibahas dalam mata kuliah ini meliputi; pengertian hukum acara perdata, Kekuasaan Kehakiman, Pengajuan Gugatan, Surat Kuasa Khusus, Persidangan, Perdamaian dalam rangka sistem mediasi, Pembuktian, Putusan, Upaya Hukum, Eksekusi dan arbitrase.

15. Hukum Acara Pidana = 3 sks

Materi yang dibahas dalam mata kuliah ini meliputi pengertian hukum acara pidana,tujuan dan fungsi hukum acara pidana, sejarah hukum acara pidana, dugaan telah terjadinya tindak pidana, praperadilan, ganti rugi dan rehabilitasi, pemeriksaan di pengadilan, pembuktian, alat bukti yang sah, putusan peradilan, upaya hukum, putusan hakim disertai praktek peradilan semu.

16. Hukum Acara PTUN = 3 sks

Mata kuliah ini membahas mengenai pengertian dan fungsi Hukum Acara Peradilan Tata Usaha Negara, asas-asas dalam HAPTUN, sumber-sumber hukumPeratun, kompetensi Peratun, sengketa TUN, gugatan, kuasa hukum, proses persidangan, pembuktian, upaya perdamaian, intervensi, putusan, upaya hukum, pelaksanaan putusan TUN (eksekusi)

 

C. MATA KULIAH KEAHLIAN BERKARYA (MKB)


1. Hukum Perikatan = 2 sks

Mata kuliah ini mengkaji mengenai Ketentuan umum tentang perikatan, Perikatan yang lahir karena perjanjian, Syarat sahnya perjanjian, Macam-macam perikatan, Hapusnya perikatan, Perikatan yang lahir karena UU, Perjanjian jual beli, Perjanjian sewa menyewa, Perjanjian penitipan dan tukar menukar, Perjanjian pinjam meminjam dan pinjam pakai, Perjanjian beli sewa, Perjanjian baku, Leasing dan perjanjian kartu kredit, Built Operate and Transfer (BOT).

2. Hukum Pajak = 2 sks

Dalam mata kuliah ini diajarkan tentang pajak yang ditinjau dari segi hukum untuk dapat memberi pemahaman kepada mahasiswa mengenai antara lain : alasan pembenaran dan landasan filosofis pemungutan pajak di Indonesia, memahami aspek-aspek hukum dalam perpajakkan untuk memecahkan kasus pajak dari segi hukum.

3. Hukum Ketenagakerjaan = 2 sks

Mata kuliah ini mengkaji tentang hubungan kerja yang terjadi antara Pekerja dan Pengusaha, serta masalah-masalah yang muncul dalam rangka persiapan hubungan kerja, dalam masa hubungan kerja, dan masa setelah hubungan kerja berakhir. Dalam mata kuliah ini, dijabarkan juga tentang perlindungan hukum bagi para pekerja. Mahasiswa juga dilatih untuk terampil menyelesaikan masalah-masalah yang muncul dalam hubungan kerja, dengan menggunakan hukum positif.

4. Hukum Laut = 2 sks

Mata kuliah ini memberikan gambaran umum bahwa hampir 2/3 dari wilayah negara kita adalah lautan dengan kekayaan yang terkandung didasarnya, maka adalah wajar kalau setiap mahasiswa wajib mengetahui perihal Hukum Laut. Hukum inilah yang akan memberikan bekal kepada mereka tentang bagaimana hukum internasional mengatur mengenai eksplorasi dan eksploitasi kekayaan laut dan bawah laut, perlindungan hukum bagi nelayan nasional, pengaturan pelayaran nasional dan internasional, dan lain-lain.

5. Hukum Organisasi Internasional = 2 sks

Mata kuliah ini bagian dari hukum internasional, hukum organisasi internasional menunjukkan perkembangan yang sangat pesat, terutama dengan tumbuhnya berbagai macam organisasi internasional. Dalam mata kuliah ini diperkenalkan pengertian dan substansi hukum organisasi internasional, sejarah perkembangan organisasi internasional, macam-macam organisasi internasional, dan diperkenalkan pula beberapa organisasi internasional yang bersifat global, seperti Liga Bangsa-Bangsa dan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

6. Hukum Pidana Militer = 2 sks

Mata kuliah ini memberikan pemahaman mengenai Dasar hukum dan sejarah berlakunya KUHPidana Militer Luas berlakunya HPM Sistematika KUHPidana Militer Kejahatan-kejahatan khusus militer dan sistematikan KUH pidana Militer.

7. Hukum Perusahaan = 2 sks

Dalam mata kuliah ini diajarkan tentang berbagai bentuk Badan Usaha yang hidup dan berkembang dalam masyarakat. Badan Usaha tersebut ada yang berstatus sebagai badan hukum, misalnya Perseroan Terbatas (PT) maupun non badan hukum, misalnya Firma dan Persekutuan Perdata. Disamping itu juga dibahas tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Secara khusus dalam mata kuliah ini akan dibahas tentang Hukum Perseroan sebagaimana diatur dalam UU No 1/1995. Melalui pembahasan dalam mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu menganalisis apa perbedaan yang prinsipiil antara badan usaha yang berbentuk badan hukum dan non badan hukum. Mampu menganalisis Anggaran Dasar PT, memahami tugas dan kewajiban organ-organ PT, akibat hukum yang muncul dengan adanya pembubaran PT.

8. Hukum Perbankan = 2 sks

Mata kuliah ini mengkaji mengenai sistem Hukum Perbankan Indonesia dengan mengacu kepada UU Perbankan yang diperbaharui yakni UU No. 10/1998 dengan cakupan materi meliputi Sejarah Perbankan Indonesia, Ruang Lingkup Hukum Perbankan, Asas-Asas Hukum Perbankan, Jenis-Jenis Bank, Syarat-Syarat Pendirian Bank, Rahasia Bank, Tingkat Kesalahan Bank, Kredit Bank, Jaminan, Merger, Konsolidasi dan Akuisisi, Pembinaan dan Pengawasan Bank.

9. Hukum Perdata Internasional = 2 sks

Mata kuliah ini bertujuan agar para mahasiswa mengetahui, memahami dan dapat memecahkan persoalan hukum yang mengandung unsur asing di dalamnya. Pokok bahasannya meliputi antara lain sejarah hukum perdata internasional, asas-asas dan berbagai pranata hukum perdata internasional, pilihan hukum, penentuan hukum yang berlaku, hukum acara perdata internasional dan sebagainya. Sumber-sumber hukum yang menjadi acuannya tidak terbatas pada sumber hukum nasional melainkanterutama sumber hukum internasional.

10. Hukum Pidana Internasional = 2 sks

Definisi, substansi, dan ruang lingkup dari hukum pidana internasional. Siapa saja yang merupakan subyek-subyek hukum dan korban dari hukum pidana internasional. Sumber-sumber hukumnya, yang meliputi sumber yang berasal dari hukum internasional dan hukum pidana nasional negara-negara, hubungan antara keduanya, asas-asas hukumnya, dan kaidah-kaidah hukumnya. Sejarah dan perkembangannya, faktor-faktor pendorongnya dan kelemahan-kelemahan dari hukum pidana internasional. Yurisdiksi kriminal negara-negara dalam hukum pidana internasional Implementasi dari hukum pidana internasional pada tataran nasional sesuai dengan hukum pidana nasional masing-masing negara. Implementasinya pada tataran internasional, melalui kerjasama internasional dalam pencegahan dan pemberantasan kejahatan secara bilateral, regional, dan global, kerjasama melalui lembaga internasional, sepereti INTERPOL, organisasi internasional regional seperti ASEAN, Uni Eropah, organisasi internasional global seperti PBB. Badan-badan peradilan pidana internasional ad hoc dan permanen, seperti Mahkamah Militer Internasional di Nurenberg 1946 dan Tokyo 1948, Mahkamah Kejahatan Perang dalam Kasus Rwanda 1993 dan Ex Yugoslavia 1994.

11. Hukum Jaminan = 2 sks

Mata kuliah ini memberikan gambaran mengenai bidang hukum yang berhubungan dengan lembaga yang berada dalam sistem hukum perdata. Objek jaminan yang berkaitan dengan Hukum Benda sedangkan prkatek jaminan (pemasangan hak jaminan) berkaitan dengan hukum perikatan sebagai perjanjian pokok. Perjanjian pokok biasanya dalam bentuk perjanjian kredit perbankan.

12. Victimologi dan Kriminologi = 2 sks

Mata kuliah ini memberikan pengertian kriminologi dan hubungannya dengan hukum pidana. Kemudian sebagai bahan kajian selanjutnya adalah membahas tentang kausa kejahatan, korban kejahatan, serta upaya pencegahan kejahatan berdasarkan teori-teori yang telah dan sedang berkembang saat ini; dalam upaya bagaimana meminimalisasi korban kejahatan melalui pendekatan terhadap pelaku, korban maupun lingkungannya.

13. Hukum Ketahanan Ekonomi = 2 sks (masih kosong)

14. Metode Penelitian Hukum = 2 sks

Sesuai dengan namanya, materi mata kuliah ini dimaksudkan untuk memberikan landasan teori dan sekaligus melatih keterampilan mahasiswa untuk melakukan penelitian di bidang hukum baik secara normatif maupun sosiologis. Bagaimana menentukan metode penelitian yang cocok dengan masalah yang akan diteliti, apa saja yang harus dilakukan oleh peneliti dan bagaimana membuat laporan penelitian serta apa kegunaan kegiatan penelitian bagi bidang-bidang ilmu tertentu, semuanya akan diberikan dalam mata kuliah ini. Melalui mata kuliah ini mahasiswa juga akan mempelajari teknik dasar penulisan hukum.

15. Hak Kekayaan Intelektual = 2 sks

Tujuan matakuliah ini adalah untuk memberi pemahaman atas alasan pemberian perlindungan HKI, pengaruh TRIPs pada Hukum Positif HKI Indonesia, bidang-bidang HKI menurut Hukum Positif Indonesia dan pengaturannya yang meliputi : lingkup hak eksklusif, lama perlindungan, cara memperoleh perlindungan pembatalan dan penghapusan hak, sanksi pelanggaran dan penjelasan sengketa HKI juga dibahas permasalahan HKI di mayarakat yang masalahnya diambil dari kasus sehari-hari dan beberapa yurisprodensi, yaitu kasus Tancho, kasus Aqua, kasus YKK dan kasus Scotch Whiskey.

 

 
 

PENGUMUMAN

*Seminar Magang: 3 dan 4 Oktober 2013* *Seminar Proposal: 4 Oktober 2013* *UTS : 21 - 30 Oktober 2013*
Ulti Clocks content

PUBLIKASI ILMIAH

Iam Online